DEN HAAG – Kehadiran eks Presiden Filipina Rodrigo Duterte di sidang Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mendadak menjadi sorotan publik global. Pasalnya, ada perbedaan mencolok pada perawakan fisik dan kondisi mental sang mantan pemimpin.
Sorotan ini langsung memicu berbagai spekulasi di tengah jalannya proses hukum internasional tersebut. Publik dunia penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi pada tokoh kontroversial asal Davao tersebut.
Perubahan Fisik Rodrigo Duterte di Sidang ICC
Rodrigo Duterte di sidang ICC tampil dengan kondisi yang dinilai jauh berbeda jika dibandingkan dengan masa kejayaannya saat memimpin Filipina. Penampilan fisiknya tampak lebih kurus dan gerakan tubuhnya terlihat lebih lambat.
Oleh sebab itu, para pengamat langsung menganalisis perubahan drastis tersebut. Beberapa poin sorotan utama meliputi:
- Perawakan tubuh yang tampak lebih susut.
- Ekspresi wajah yang terlihat lebih lelah.
- Gerak-gerik yang tidak sebugar dulu saat berpidato di hadapan publik.
Konteks Kasus dan Proses Hukum Internasional
Sementara itu, kehadiran Rodrigo Duterte di sidang ICC ini berkaitan dengan penyelidikan dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan selama masa kepemimpinannya. Kebijakan perang melawan narkoba yang ia terapkan dulu kini berbalik menjadi momok hukum yang harus dihadapinya di Den Haag.
Namun, tim kuasa hukum belum memberikan keterangan resmi secara mendetail mengenai kondisi kesehatan kliennya saat ini. Pihak ICC sendiri memastikan proses peradilan akan tetap berjalan objektif meski kondisi fisik terdakwa menjadi sorotan media internasional.






