JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) secara tegas mendesak pihak Meta untuk mempercepat penonaktifan akun anak di bawah umur. Kebijakan ini diambil demi melindungi generasi muda dari paparan konten negatif yang merusak di ruang digital.
Selain masalah pembatasan usia pengguna, pemerintah juga menuntut komitmen penuh dari perusahaan teknologi global tersebut. Oleh karena itu, Meta diminta agar lebih responsif dalam memberantas praktik judi online atau judol yang kian meresahkan masyarakat luas.
Langkah Tegas Menkomdigi Lindungi Akun Anak
Berdasarkan laporan resmi dari pihak Meta, tercatat sebanyak 184 ribu akun anak di bawah usia 13 tahun telah berhasil dinonaktifkan. Pembersihan massal ini berlangsung secara bertahap pada periode 28 Maret hingga 27 Mei 2026 di berbagai platform media sosial.
Adapun rincian penutupan akun tersebut terdiri atas dua platform populer yang dinaungi oleh perusahaan multinasional tersebut:
- Sebanyak 85 ribu akun Instagram anak di bawah umur telah ditutup.
- Sebanyak 99 ribu akun Facebook anak juga ikut dinonaktifkan secara permanen.
- Pengawasan ketat terus ditingkatkan oleh sistem otomatis dan laporan manual.
Sementara itu, Menteri Komdigi menyatakan bahwa langkah ini baru permulaan. Pemerintah akan terus mengevaluasi efektivitas sistem moderasi konten yang diterapkan oleh perusahaan teknologi besar di Indonesia.
Komitmen Meta Berantas Judol dan Konten Negatif
Selain menertibkan kepemilikan akun anak, pemerintah mendesak adanya peningkatan algoritma pendeteksi pelanggaran hukum. Oleh sebab itu, Meta harus bekerja sama secara proaktif dengan aparat penegak hukum untuk memutus mata rantai kejahatan siber.
Selain itu, pihak kementerian berharap platform digital global tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis semata. Perlindungan anak dan pemberantasan konten ilegal harus menjadi prioritas utama demi menciptakan ekosistem internet yang aman, sehat, serta produktif bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Pentingnya Informasi dan Dampak bagi Publik
Pemberitaan mengenai akun anak menjadi perhatian utama masyarakat di Kalimantan Timur dan sekitarnya. Dinamika pembangunan serta kebijakan yang terus bergerak menuntut adanya pemahaman utuh dari seluruh lapisan masyarakat agar setiap informasi dapat terserap dengan baik dan berimbang.
Para pemangku kepentingan serta institusi terkait diharapkan terus membuka ruang komunikasi yang transparan, sehingga proses koordinasi dan implementasi kebijakan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan warga di lapangan tanpa hambatan berarti.
Komitmen Jurnalisme Berimbang dan Terpercaya
Sebagai media informasi terdepan, DIKSI.co senantiasa berkomitmen menyajikan liputan yang akurat, kredibel, dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Upaya peliputan seputar akun anak akan terus kami pantau dan perbarui secara berkala demi menjamin keterbukaan informasi publik yang berkualitas dan berimbang.
Masyarakat diimbau untuk selalu menyaring informasi dari sumber resmi terverifikasi guna menghindari kesalahpahaman atau disinformasi di era percepatan arus informasi digital saat ini.






