Advertise with Us

Nasional

Gus Ipul Ungkap Deretan Nama Jelang Muktamar NU, Digelar Agustus 2026 di Jombang

KALTIMNEWSROOM.COM – Persaingan menuju kursi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai menjadi perhatian menjelang Muktamar ke-35 NU. Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkap sejumlah tokoh yang kini masuk dalam bursa calon ketua umum untuk periode mendatang.

Menurut Gus Ipul, beberapa nama yang banyak diperbincangkan berasal dari berbagai latar belakang kepemimpinan di lingkungan Nahdlatul Ulama. Mereka antara lain Menteri Agama Nasaruddin Umar, Zulfa Mustofa, Yusuf Chudlori, Abdussalam Shohib atau Gus Salam, Ketua PWNU Jawa Timur KH Kikin, serta Ketua Umum PBNU petahana Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.

“Ya saya kira sudah banyak nama-nama ya, di antaranya ada Kiai Zulfa Mustofa, ada Gus Yusuf Chudlori, ada Gus Salam Shohib, ada juga Gus Kikin Ketua PWNU Jawa Timur, dan ada juga Prof Nasaruddin Umar. Itulah yang disebut-sebut, termasuk tentu Gus Yahya,” kata Gus Ipul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Semua Kader NU Punya Kesempatan Maju

Gus Ipul menegaskan setiap kader Nahdlatul Ulama memiliki kesempatan yang sama untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU. Menurutnya, organisasi memiliki banyak tokoh yang layak memimpin NU pada periode berikutnya.

Karena itu, ia tidak melihat adanya kekurangan figur yang mampu melanjutkan kepemimpinan organisasi.


Advertise with Us

“Siapa pun boleh maju, siapa pun bisa ikut dalam pemilihan ketua umum yang akan datang. Saya kira Nahdlatul Ulama tidak kekurangan kader untuk menjadi ketua umum di masa yang akan datang,” ujarnya.

PBNU Fokus Matangkan Persiapan Muktamar

Selain membahas bursa calon ketua umum, Gus Ipul mengaku saat ini panitia terus mematangkan persiapan Muktamar ke-35 NU. Ia memastikan seluruh rangkaian kegiatan terus berjalan sesuai jadwal yang telah disepakati.

PBNU akan menggelar Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026.


Advertise with Us

Gus Ipul menjelaskan, PBNU menetapkan lokasi tersebut melalui Rapat Gabungan Harian Syuriyah dan Tanfidziyah yang berlangsung di Jakarta.

Menurutnya, penetapan waktu dan lokasi muktamar menjadi kesepakatan penting setelah organisasi melewati berbagai dinamika dalam proses persiapannya.

Ajak Warga NU Sukseskan Muktamar

Lebih lanjut, Gus Ipul mengajak seluruh pengurus wilayah dan peserta muktamar untuk menyukseskan forum lima tahunan tersebut. Ia berharap muktamar berjalan lancar dan melahirkan keputusan terbaik bagi masa depan Nahdlatul Ulama.

“Ini adalah kesepakatan yang perlu kita syukuri bersama. Kami mengajak seluruh wilayah sebagai peserta muktamar untuk siap menyukseskan muktamar ini dengan kegembiraan dan menghasilkan keputusan-keputusan yang terbaik,” tuturnya.

Muktamar ke-35 NU akan menjadi forum tertinggi organisasi untuk memilih Ketua Umum PBNU periode berikutnya sekaligus menyusun arah kebijakan organisasi dalam lima tahun mendatang.

(Redaksi)


Advertise with Us

Back to top button