KaltimNewsroom.com – Real Madrid harus melewati dua pertandingan penting dalam waktu berdekatan, yakni menghadapi RB Leipzig di Liga Champions dan Barcelona dalam duel El Clasico di Liga Spanyol.
Namun, pelatih Jose Mourinho menegaskan bahwa dirinya belum ingin memikirkan laga melawan Blaugrana karena ingin memastikan timnya fokus menghadapi pertandingan Eropa terlebih dahulu.
Mourinho menetapkan batas waktu untuk memusatkan perhatian pada Liga Champions hingga Rabu malam. Setelah itu, ia baru akan mengalihkan konsentrasi ke pertandingan melawan Barcelona yang dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan ini.
“Saya hanya memikirkan Liga Champions sampai hari Rabu jam 11 malam, setelah itu baru saya akan fokus pada pertandingan El Clasico hari Minggu,” kata Mourinho dikutip dari As.
Madrid Berbekal Kemenangan atas Sevilla
Real Madrid menatap jadwal padat dengan kepercayaan diri setelah mengalahkan Sevilla dengan skor 4-1 di Estadio Santiago Bernabeu dalam lanjutan Liga Spanyol. Arda Guler, Kylian Mbappe yang memborong dua gol, dan Yann Diomande menyumbangkan gol bagi Los Blancos.
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Madrid sebelum menjamu RB Leipzig pada 22 Oktober 2026. Setelah pertandingan Liga Champions itu, Madrid akan bertandang ke Camp Nou untuk menghadapi Barcelona dalam laga El Clasico.
Madrid juga mencatatkan hasil positif di kompetisi Eropa musim ini. Dalam dua pertandingan Liga Champions, mereka berhasil mengalahkan Inter Milan dan AS Roma. Los Blancos mencetak enam gol dan kebobolan empat gol dari kedua laga tersebut.
Mourinho Bahas Perubahan dan Meritokrasi
Selain membicarakan fokus tim, Mourinho menjelaskan bahwa dirinya telah melakukan sejumlah perubahan sambil mempertahankan prinsip tertentu dalam permainan Madrid. Ia melihat tanda-tanda positif dari penerapan strategi tersebut di beberapa bagian pertandingan.
“Saya telah mengubah beberapa hal, tetapi saya tetap mempertahankan logika tertentu. Ada tanda-tanda di beberapa bagian pertandingan yang menunjukkan bahwa hal-hal tersebut bisa berjalan dengan baik.”
Mourinho juga menyinggung meritokrasi atau sistem pemilihan pemain berdasarkan kepantasan. Menurutnya, menentukan 11 pemain yang paling layak tampil bukan perkara mudah karena banyak pemain memiliki kemampuan untuk mendapatkan kesempatan.
“Soal meritokrasi [sistem berdasarkan kepantasan] ini adalah hal yang sangat abstrak; bagi saya, sulit untuk mengatakan 11 pemain mana yang paling berhak tampil. Ada banyak pemain yang pantas untuk bermain,” kata dia menambahkan.
(*)






