Tony Wenas Ungkap Target Freeport: Produksi 100 Persen, Kontribusi Negara di Atas Rp100 Triliun

KALTIMNEWSROOM.COM – PT Freeport Indonesia (PTFI) membuka peluang peningkatan kontribusi kepada negara seiring dengan target pemulihan kapasitas produksi hingga 100 persen. Perusahaan memproyeksikan kontribusi tahunan kepada negara dapat melampaui Rp100 triliun saat target produksi tersebut tercapai.
Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menyampaikan proyeksi itu dalam sambutan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Mimika, Papua, Senin (17/8/2026).
Tony mengatakan PTFI telah memberikan kontribusi sebesar Rp75 triliun kepada negara sepanjang 2025. Menurutnya, angka tersebut masih berpotensi meningkat seiring dengan kenaikan kapasitas produksi perusahaan.
Freeport Dorong Kapasitas Produksi hingga 100 Persen
PTFI terus mendorong peningkatan kapasitas produksi untuk mencapai tingkat 100 persen. Tony mengatakan peningkatan produksi akan ikut memperbesar kontribusi perusahaan kepada negara.
“Dan saat nantinya kita mencapai kapasitas produksi 100 persen, maka kontribusi PTFI bagi negara akan mencapai lebih dari 100 triliun setiap tahunnya,” ujar Tony.
Proyeksi tersebut menunjukkan hubungan antara tingkat produksi PTFI dengan besarnya kontribusi perusahaan kepada pemerintah.
Tony menegaskan PTFI terus menjalankan berbagai upaya untuk meningkatkan kapasitas produksi di tengah tantangan yang perusahaan hadapi.
Kontribusi Freeport ke Papua Tengah Capai Sekitar Rp13 Triliun
Selain memberikan penerimaan kepada pemerintah pusat, PTFI juga memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah di wilayah operasionalnya.
Dari total kontribusi perusahaan, sekitar Rp13 triliun menjadi bagian yang diterima Pemerintah Kabupaten Mimika, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, serta sejumlah kabupaten lain di Papua Tengah.
Kontribusi tersebut menjadi salah satu bentuk manfaat ekonomi dari aktivitas PTFI bagi daerah tempat perusahaan beroperasi.
Tony menegaskan perusahaan berkomitmen memberikan manfaat yang lebih besar bagi negara dan masyarakat.
Produksi Naik, Kontribusi PTFI Berpotensi Meningkat
Tony menjelaskan peningkatan kapasitas produksi tidak hanya berdampak pada kinerja PTFI. Kenaikan produksi juga berpotensi memperbesar penerimaan negara dan daerah.
“PTFI saat ini terus mendorong peningkatan kapasitas produksi hingga mencapai 100 persen. Peningkatan produksi tersebut diproyeksikan turut meningkatkan kontribusi perusahaan kepada negara dan daerah tempat perusahaan beroperasi,” papar Tony.
PTFI berharap peningkatan kapasitas produksi dapat berjalan sesuai target. Jika perusahaan berhasil kembali mencapai kapasitas produksi 100 persen, Tony memperkirakan kontribusi PTFI kepada negara akan menembus lebih dari Rp100 triliun setiap tahun.
Peningkatan tersebut sekaligus diharapkan memperluas manfaat ekonomi bagi pemerintah daerah dan masyarakat di Papua Tengah.
(Redaksi)

