Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Pemkot Samarinda Seleksi Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ 2026

KaltimNewsroom.com – Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas di kalangan generasi muda.
Hal tersebut diwujudkan melalui Seleksi Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Kota Samarinda Tahun 2026 yang digelar di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Samarinda, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Saifuddin Zuhri, serta dihadiri perwakilan Polresta Samarinda, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, PT Jasa Raharja, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Samarinda, Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Kota Samarinda, dan jajaran Dinas Perhubungan Kota Samarinda.
Sebanyak 22 pelajar SMA/SMK dari berbagai sekolah di Kota Samarinda mengikuti seleksi yang menjadi agenda tahunan tersebut.
Para peserta menjalani serangkaian tahapan penilaian, mulai dari uji kompetensi, presentasi karya tulis ilmiah (KTI), hingga penampilan kreativitas yang mengangkat tema kampanye keselamatan berlalu lintas.
Selain mengikuti proses seleksi, peserta juga memperoleh pembekalan dari narasumber Satlantas Polresta Samarinda, BNN Kota Samarinda, dan PT Jasa Raharja. Peserta terbaik nantinya akan mewakili Kota Samarinda pada ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Mendukung Rencana Aksi Nasional Keselamatan Jalan
Pelaksanaan Seleksi Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Samarinda dalam mendukung implementasi Rencana Aksi Nasional Keselamatan Jalan (RAN PKJ). Program ini juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda agar memiliki kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta budaya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari upaya mewujudkan Generasi Emas Indonesia.
Melalui kegiatan ini, pelajar tidak hanya diuji kemampuan akademiknya, tetapi juga didorong menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi lingkungan sekolah maupun masyarakat mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya.
Keselamatan Berawal dari Kesadaran
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saifuddin Zuhri, menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dibangun melalui kesadaran, bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan.
“Saya berharap kegiatan seleksi ini berlangsung secara objektif, profesional, dan transparan sehingga mampu menghasilkan wakil terbaik Kota Samarinda yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.
Menurutnya, pelajar yang terpilih nantinya diharapkan tidak hanya mampu berprestasi dalam kompetisi, tetapi juga menjadi pelopor yang menginspirasi masyarakat untuk menerapkan budaya tertib berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari.
Pelajar Diajak Menjadi Teladan
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, S.Si.T., M.Sc., menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam menanamkan budaya keselamatan berlalu lintas sejak usia pelajar.
Ia mengajak seluruh peserta menjadi teladan di lingkungan sekolah serta selalu mematuhi ketentuan berkendara sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Pesan kami dari Dinas Perhubungan Kota Samarinda, bagi adik-adik yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), jangan mengendarai sepeda motor. Edukasi juga teman-teman sebaya agar lebih memilih diantar orang tua, menggunakan angkutan umum, atau bersepeda demi keselamatan bersama,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama, terutama bagi pelajar yang belum memenuhi persyaratan untuk mengendarai kendaraan bermotor.
Lebih lanjut, Hotmarulitua Manalu menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Samarinda terus berupaya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik sebagai alternatif mobilitas bagi para pelajar.
(*)


