TERKINI
Internasional

Jaksa Agung Virginia Sebut DHS Langgar Hukum Lewat Penyelidikan Pemilih

Kantor Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) di Washington, D.C. (Foto: nytimes.com)

WASHINGTON – Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) Amerika Serikat menuai sorotan tajam setelah penyelidikan kecurangan pemilih yang mereka lakukan disebut melanggar hukum negara bagian. Otoritas hukum Virginia menyatakan bahwa tindakan instansi federal tersebut telah melampaui batas kewenangan yang sah.

Kebijakan kontroversial ini melibatkan pengerahan ratusan agen federal secara besar-besaran. Mereka ditarik dari tugas rutin untuk memburu pemilih non-warga negara di daftar pemilih tetap.

Penyelidikan Kecurangan Pemilih Dinilai Langgar Aturan

Langkah agresif DHS tersebut langsung memicu perdebatan panas di tingkat lokal maupun nasional. Jaksa Agung Virginia menilai pengerahan ratusan agen tidak sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku di wilayahnya.

Padahal, berbagai lembaga pengawas pemilu telah mencatat fakta penting terkait integritas pemilu di Amerika Serikat. Berikut adalah beberapa catatan utama mengenai isu tersebut:

  • Praktik kecurangan pemilih berskala besar terbukti sangat jarang terjadi di Amerika Serikat berdasarkan data dari dekade-dekade sebelumnya.
  • Pengerahan agen federal justru mengganggu tugas pokok penegakan hukum yang seharusnya lebih diprioritaskan.
  • Intervensi pusat dalam urusan daftar pemilih daerah sering kali memicu sengketa yurisdiksi antara pemerintah negara bagian dan federal.

Dampak Pengerahan Agen Federal di Virginia

Sementara itu, kritik keras terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat sipil dan politisi setempat. Mereka menilai tindakan tersebut sebagai bentuk politisasi birokrasi keamanan nasional menjelang agenda pemilu penting.

Oleh sebab itu, tekanan politik kini semakin meningkat agar DHS segera menghentikan operasi penelusuran tersebut. Namun, pihak kementerian belum memberikan tanggapan resmi terkait potensi langkah hukum lanjutan dari otoritas Virginia.

Hingga kini, ketegangan antara pemerintah federal dan negara bagian terkait aturan pemilu masih menjadi isu krusial. Publik pun menanti bagaimana penyelesaian sengketa hukum yang melibatkan lembaga penegak hukum tingkat tinggi ini.

Ringkasan Cepat

  • WASHINGTON - Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) Amerika Serikat menuai sorotan tajam setelah penyelidikan kecurangan pemilih yang mereka lakukan disebut melanggar hukum…
  • Otoritas hukum Virginia menyatakan bahwa tindakan instansi federal tersebut telah melampaui batas kewenangan yang sah.Kebijakan kontroversial ini melibatkan pengerahan ratusan agen federal…
  • Mereka ditarik dari tugas rutin untuk memburu pemilih non-warga negara di daftar pemilih tetap.Penyelidikan Kecurangan Pemilih Dinilai Langgar AturanLangkah agresif DHS tersebut…
Maya P. Rosalie
Maya P. Rosalie Redaksi Kaltim Newsroom

Jurnalis yang fokus pada isu pemerintahan, pembangunan daerah, dan kemasyarakatan di Kalimantan Timur. Bergabung dengan Kaltim Newsroom sejak 2022.

Lihat Semua Artikel

Baca Juga

Lihat Semua