Advertise with Us

Pemerintah

Warga Lega Akhirnya Candi Monorel Rasuna Said Dibongkar Setelah Belasan Tahun Mangkrak

JAKARTA – Setelah membiarkan pemandangan instalasi beton terbengkalai selama belasan tahun, langkah nyata akhirnya terlihat di sepanjang jalur protokol Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Sejumlah tiang monorel yang selama ini kerap dijuluki sebagai ‘candi’ peninggalan proyek gagal masa lalu kini mulai diruntuhkan. Proses pembongkaran ini menjadi babak baru dalam penataan ruang terbuka publik di jantung ibu kota yang selama ini terkesan semrawut akibat sisa-sisa konstruksi yang tidak berlanjut.

Langkah pembongkaran ini disambut dengan antusiasme sekaligus sikap kritis oleh masyarakat dan pengguna jalan yang setiap hari melintasi kawasan Kuningan. Keberadaan tiang-tiang tersebut tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga sering kali dianggap sebagai simbol ketidakpastian perencanaan infrastruktur di Jakarta. Warga berharap agar eksekusi di lapangan tidak berjalan lamban dan melampaui target waktu yang telah ditetapkan oleh pihak terkait.

Kebutuhan akan percepatan pembongkaran ini bukan tanpa alasan. Jalan Rasuna Said merupakan salah satu urat nadi transportasi utama di Jakarta yang memiliki volume kendaraan sangat tinggi. Setiap aktivitas pengerjaan konstruksi, termasuk pembongkaran, secara otomatis akan berdampak pada penyempitan jalur dan potensi kemacetan. Oleh karena itu, efisiensi waktu menjadi harga mati agar gangguan terhadap mobilitas publik dapat diminimalisir seminimal mungkin.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah alat berat mulai dioperasikan untuk memotong dan mengangkut material beton dari struktur tiang tersebut. Menurut informasi dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta, penataan ulang kawasan ini juga bertujuan untuk menyelaraskan konektivitas dengan transportasi publik modern yang sudah ada, seperti LRT Jabodebek. Keberadaan sisa proyek monorel yang mangkrak sejak era 2000-an ini memang sudah selayaknya disingkirkan demi memberikan ruang bagi fasilitas publik yang lebih fungsional.

Analisis kritis dari sisi tata kota menunjukkan bahwa keterlambatan pembongkaran selama bertahun-tahun telah menimbulkan kerugian visual dan potensi bahaya struktur jika terus dibiarkan tanpa perawatan. Dengan dimulainya proses ini, Jakarta diharapkan mampu menghapus jejak kegagalan masa lalu dan menggantinya dengan penataan trotoar atau jalur hijau yang lebih manusiawi. Baca juga artikel kami mengenai pembangunan infrastruktur Jakarta terkini untuk memahami peta jalan transportasi ibu kota ke depan.


Advertise with Us

Pihak kontraktor dan pemerintah daerah didesak untuk tetap transparan mengenai jadwal pengerjaan. Jangan sampai proyek pembongkaran ini justru menambah daftar panjang kemacetan tanpa penyelesaian yang tepat waktu. Warga Jakarta kini menanti janji manis pemerintah untuk mengembalikan wajah Jalan Rasuna Said menjadi lebih bersih, rapi, dan bebas dari bayang-bayang proyek mangkrak yang telah menghantui kawasan tersebut selama dua dekade terakhir.


Advertise with Us

Back to top button
Cari apa wal?
Om Rudi AI
×
Halo buhan gabut! Handak berita apa wal?

Apa mau tanya berita yang lain atau masalah geopolitik yang lagi ramai tulis aja langsung lah?