Kebakaran Besar di Pasar Segiri Samarinda, Puluhan Kios Hangus

KALTIMNEWSROOM.COM– Kebakaran besar yang melanda kawasan Pasar Segiri Samarinda pada Kamis (26/3/2026) dini hari menyebabkan puluhan kios dan ruko hangus terbakar. Peristiwa ini berdampak langsung pada lumpuhnya aktivitas perdagangan di salah satu pusat ekonomi utama kota tersebut.
Kebakaran Terjadi Saat Aktivitas Masih Sepi
Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.15 Wita, saat sebagian besar pedagang belum memulai aktivitas. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya.
Sebagian besar kios yang terbakar diketahui berbahan kayu dan material mudah terbakar, sehingga mempercepat penyebaran api pada tahap awal kejadian.
Puluhan Bangunan Terdampak
Data sementara mencatat sedikitnya 44 bangunan terdampak, terdiri dari 20 kios berbahan kayu dan 24 ruko permanen.
Selain bangunan, sejumlah barang dagangan milik pedagang juga ikut hangus dilalap api, menambah besarnya kerugian yang dialami.
Material Mudah Terbakar Percepat Api Menyebar
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra AH, menyebut karakteristik bangunan menjadi faktor utama cepatnya api membesar.
“Sebagian besar kios di lokasi berbahan kayu dan material mudah terbakar. Itu yang membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kepadatan bangunan di area pasar turut memperparah kondisi, sehingga api mudah menjalar dari satu titik ke titik lainnya.
Akses Sempit Hambat Proses Pemadaman
Meski akses jalan utama menuju Pasar Segiri cukup memadai, petugas menghadapi kendala saat memasuki area dalam pasar.
Lorong-lorong sempit membuat mobilitas petugas dan relawan menjadi terbatas saat menjangkau titik api.
“Kesulitan utama ada di dalam pasar. Akses antar los sangat sempit, sehingga menyulitkan petugas untuk menjangkau titik api secara maksimal,” jelas Hendra.
Enam Posko Dikerahkan, Api Berhasil Dikendalikan
Sebanyak enam posko pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, masing-masing dengan dua hingga tiga unit armada, dibantu relawan dan warga.
Petugas berjibaku selama hampir dua jam untuk memadamkan api dan mencegahnya meluas ke area lain.
Setelah upaya intensif, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Ditaksir Besar
Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar karena banyak pedagang kehilangan tempat usaha dan barang dagangan.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api.
Evaluasi Sistem Keamanan Pasar
Kebakaran ini kembali menyoroti kerentanan pasar tradisional terhadap risiko kebakaran, terutama pada kawasan dengan bangunan padat dan material mudah terbakar.
Pemerintah diharapkan melakukan evaluasi terhadap sistem keamanan pasar, termasuk jalur evakuasi dan standar keselamatan, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
(Redaksi)
