
KALTIMNEWSROOM.COM – Jisoo BLACKPINK membatalkan agenda bertemu awak media di Bandara Internasional Incheon pada Rabu (22/4/2026).
Padahal, sebelumnya ia dijadwalkan menyapa media sebelum terbang ke Paris untuk menghadiri rangkaian fashion week.
Keputusan mendadak ini langsung memicu perhatian publik, terutama karena bertepatan dengan isu yang tengah ramai dibicarakan di Korea Selatan.
Pihak agensi, BLISSOO, segera memberikan klarifikasi terkait pembatalan tersebut.
Mereka menyebut keputusan itu diambil karena “masalah internal yang tidak terhindarkan.”
Agensi menegaskan bahwa perubahan jadwal itu tidak berkaitan dengan isu yang beredar di media maupun media sosial.
“Peliputan keberangkatan Jisoo BLACKPINK di bandara dibatalkan karena masalah internal yang gak terhindarkan,” kata perwakilan dari BLISSOO dilansir OSEN, Selasa (21/4/2026).
Isu Keluarga Picu Spekulasi Publik
Sebelumnya, media lokal Korea Selatan melaporkan dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan “kakak dari member girl group populer.”
Laporan tersebut memicu spekulasi luas di kalangan netizen.
Banyak pengguna media sosial kemudian mengaitkan sosok yang dimaksud dengan kakak laki-laki Jisoo.
Spekulasi semakin berkembang setelah seorang perempuan yang mengaku sebagai istri dari pria tersebut muncul ke publik.
Ia mengklaim mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Pernyataan itu memperkeruh situasi dan membuat nama Jisoo ikut terseret dalam perbincangan, meskipun belum ada konfirmasi resmi terkait identitas pelaku.
Agensi Bantah Keterlibatan Jisoo
Menanggapi situasi yang semakin memanas, BLISSOO akhirnya buka suara melalui pernyataan resmi yang dirilis pada 20 April 2026.
Mereka dengan tegas membantah semua spekulasi yang mengaitkan Jisoo dengan kasus tersebut.
Agensi menyebut informasi yang beredar sebagai “tidak terkonfirmasi dan mengandung fitnah.”
Kuasa hukum dari firma Kim & Chang turut memberikan penjelasan tambahan.
Mereka menegaskan bahwa Jisoo telah menjalani kehidupan mandiri sejak masa trainee.
Kondisi itu membuatnya tidak selalu mengetahui urusan pribadi anggota keluarga, termasuk terkait dugaan kasus yang sedang disorot publik.
Tepis Rumor Keterlibatan dalam Manajemen
Selain membantah keterkaitan personal, BLISSOO juga meluruskan rumor lain yang menyebut pria yang diduga terlibat kasus tersebut memiliki posisi penting di agensi.
Mereka menegaskan bahwa kabar mengenai status sebagai CEO atau co-founder tidak benar.
Agensi menjelaskan bahwa sejak awal berdiri, BLISSOO beroperasi secara independen tanpa campur tangan keluarga artis.
Tidak ada anggota keluarga yang terlibat dalam pengambilan keputusan maupun menerima kompensasi dari perusahaan.
“Di awal pendirian BLISSOO, memang benar artis kami menerima saran dan arahan dari segelintir anggota keluarga dalam bentuk komunikasi dengan pihak-pihak yang relevan. Tapi sama sekali tidak pernah terjadi, dulu atau saat ini, ada anggota keluarga yang menerima kompensasi dari BLISSOO atau terlibat dalam manajemen dan proses pengambilan keputusan manajemen,” kata kuasa hukum manajemen.
Meski tidak terlibat langsung, isu ini tetap berdampak pada citra Jisoo di mata publik.
Pembatalan agenda media menjadi salah satu konsekuensi nyata dari situasi yang berkembang.
Namun, hingga kini belum ada perubahan besar pada jadwal kegiatan lainnya, termasuk kehadirannya di Paris Fashion Week.
Pihak agensi berharap publik tidak terus menyebarkan spekulasi yang belum terverifikasi.
Mereka juga menegaskan komitmen untuk melindungi artis dari informasi yang menyesatkan serta menjaga profesionalitas di tengah tekanan isu yang beredar. (*)
