TERKINI
Ekonomi

Airlangga Ungkap Potensi Besar Indonesia Jadi Basis Data Center ASEAN

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

KaltimNewsroom.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melihat lonjakan kebutuhan infrastruktur komputasi akibat perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebagai peluang bagi Indonesia untuk menarik investasi pusat data (data center) berskala besar.

Airlangga mengatakan Indonesia memiliki sejumlah keunggulan yang dapat menjadi daya tarik bagi perusahaan teknologi global. Selain lahan yang masih tersedia, Indonesia memiliki pasokan listrik, sumber energi hijau, serta ketersediaan air untuk mendukung operasional data center.

“Di antara negara-negara di region ASEAN, Indonesia punya lahan lebih luas, punya listrik termasuk green energy, dan juga punya air, sehingga tentu ini menjadi daya saing tersendiri dibandingkan negara-negara lain di ASEAN,” ujar Airlangga dalam acara Antara Business Forum 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (23/9).

Airlangga Soroti Ledakan Kebutuhan AI

Menurut Airlangga, perkembangan AI akan mendorong kebutuhan data center dalam beberapa tahun ke depan. Perusahaan yang mengembangkan teknologi AI membutuhkan kapasitas server dan kemampuan komputasi yang semakin besar.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap fasilitas pusat data ikut meningkat. Indonesia, kata Airlangga, dapat menawarkan sejumlah sumber daya yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan fasilitas tersebut.

Salah satunya adalah air. Data center membutuhkan sistem pendinginan untuk menjaga perangkat server yang bekerja dengan kapasitas tinggi. Airlangga menilai ketersediaan sumber daya air menjadi salah satu keunggulan Indonesia dalam menarik investasi.

Dengan kombinasi lahan, listrik, energi hijau, dan air, pemerintah melihat Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat posisi dalam persaingan investasi data center di kawasan ASEAN.

NVIDIA Disebut Siapkan Investasi US$4,5 Miliar

Airlangga juga mengungkapkan adanya rencana investasi dari perusahaan teknologi global asal Amerika Serikat, NVIDIA. Perusahaan tersebut disebut telah melakukan pembicaraan terkait rencana investasi di Batam.

“Kemarin NVIDIA sudah berbicara di Batam, di kawasan ekonomi khusus yang kita siapkan itu, mereka rencana mau investasi US$4,5 miliar,” ujar Airlangga.

Batam menjadi salah satu wilayah yang disiapkan pemerintah untuk mendukung investasi berbasis teknologi. Kawasan tersebut juga memiliki posisi strategis karena berada dekat dengan pusat aktivitas ekonomi regional.

Rencana investasi tersebut menjadi salah satu contoh minat perusahaan teknologi global terhadap pengembangan infrastruktur digital di Indonesia.

Pemerintah Siapkan Dukungan Energi

Upaya menarik investasi data center juga mendapat dukungan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Pemerintah memastikan kebutuhan listrik investor dapat disesuaikan dengan kapasitas fasilitas yang akan dibangun.

“Data center kita sedang mendorong untuk di Indonesia agar dilakukan penambahan. Bapak Ibu semua tidak perlu ragu, para investor, kalau membangun data center di Indonesia. Wilayah kami ini yang terbesar di kawasan Asia Tenggara. Pulau kami masih terlalu banyak,” ujar Bahlil dalam acara Electricity Connect 2026 di ICE BSD City Tangerang, Banten pada Selasa (22/9) lalu.

Bahlil mengatakan PLN siap menyiapkan kapasitas listrik sesuai kebutuhan investor data center.

“Menyangkut listriknya saya pikir enggak ada masalah. Begitu mereka menyampaikan keinginannya, terus ditambah berapa kapasitas kebutuhan listrik yang dibutuhkan, pasti PLN akan menyiapkan,” ujar Bahlil.

Pemerintah juga menawarkan berbagai sumber energi, mulai dari matahari, air, panas bumi, hingga angin. Bahlil menilai diversifikasi sumber energi tersebut dapat mendukung penyediaan listrik bagi industri data center.

“Saya yakinkan kepada teman-teman bahwa harga kita akan jauh lebih kompetitif ketimbang produksi listrik dari negara-negara yang lain. Kita akan memberikan kemudahan-kemudahan bagi Bapak-Ibu semua,” ujar Bahlil.

(*)

Ringkasan Cepat

  • KaltimNewsroom.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melihat lonjakan kebutuhan infrastruktur komputasi akibat perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebagai peluang bagi…
  • Airlangga mengatakan Indonesia memiliki sejumlah keunggulan yang dapat menjadi daya tarik bagi perusahaan teknologi global.
  • Selain lahan yang masih tersedia, Indonesia memiliki pasokan listrik, sumber energi hijau, serta ketersediaan air untuk mendukung operasional data center.
LHS
LHS Redaksi Kaltim Newsroom

Jurnalis yang fokus pada isu pemerintahan, pembangunan daerah, dan kemasyarakatan di Kalimantan Timur. Bergabung dengan Kaltim Newsroom sejak 2022.

Lihat Semua Artikel

Baca Juga

Lihat Semua