Advertise with Us

Daerah
Trending

Aksi Pencurian Helm di Parkiran Pasar Pagi Samarinda Disorot, Dishub Janji Evaluasi Sistem Keamanan

KALTIMNEWROOM.COM – Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan aksi pencurian helm di area parkir Pasar Pagi Samarinda beredar luas di media sosial dan memantik perhatian publik.

Peristiwa tersebut terjadi di tengah kembalinya aktivitas Pasar Pagi yang baru saja dibuka kembali dan mulai ramai dikunjungi masyarakat setelah melalui proses penataan dan relokasi pedagang.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang terduga pelaku dengan leluasa mengambil helm milik pengunjung yang diparkir di area parkiran. Aksi tersebut berlangsung cepat dan tanpa hambatan berarti, sehingga memunculkan pertanyaan serius mengenai sistem pengamanan parkir di kawasan pasar tradisional terbesar di Kota Samarinda itu.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan (LLJ) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Boy Leonard Sianipar, mengaku baru mengetahui adanya pencurian helm tersebut dari pemberitaan media dan media sosial. Hingga saat ini, Dishub Samarinda belum menerima laporan resmi dari petugas parkir yang berjaga di lokasi kejadian.

“Secara jujur, saya baru mengetahui kejadian ini dari rekan-rekan wartawan. Sampai sekarang belum ada laporan yang masuk dari anggota di lapangan,” ujar Boy saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1/2026).


Advertise with Us

Boy menjelaskan, pihaknya akan segera mendalami peristiwa tersebut guna memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh. Salah satu hal yang akan ditelusuri adalah status pelaku, apakah merupakan pengguna jasa parkir atau justru orang luar yang masuk ke area parkiran tanpa membawa kendaraan.

“Kami akan selidiki apakah ini murni pencurian helm, dan apakah yang mengambil itu pengunjung parkir atau orang luar. Kalau ternyata orang luar bisa masuk dengan bebas, berarti pengamanan harus lebih diperketat,” tegasnya.

Ia menilai, lemahnya pengawasan di area parkir berpotensi menimbulkan rasa tidak aman bagi pengunjung maupun pedagang. Apalagi, Pasar Pagi Samarinda kini kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, sehingga tingkat kunjungan terus meningkat setiap harinya.


Advertise with Us

Untuk mendukung proses penelusuran, Dishub Samarinda akan berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk Dinas Perdagangan Kota Samarinda, guna memastikan keberadaan dan fungsi CCTV di sekitar lokasi kejadian. Rekaman CCTV tersebut nantinya dapat menjadi bahan pendukung apabila korban memutuskan untuk melaporkan kasus pencurian tersebut ke pihak kepolisian.

“Kalau ada CCTV di sekitar titik kejadian, akan kita cek. Itu bisa menjadi dasar untuk pengaduan ke pihak berwajib,” kata Boy.

Lebih lanjut, Boy menegaskan bahwa keamanan di area parkir merupakan tanggung jawab pengelola. Oleh sebab itu, Dishub Samarinda telah memberikan peringatan tegas kepada seluruh petugas parkir yang bertugas di Pasar Pagi agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak menganggap remeh potensi tindak kriminal.

“Ini menjadi tanggung jawab kami sebagai pengelola parkir. Saya sudah menegaskan kepada anggota agar kejadian seperti ini tidak terjadi untuk kedua kalinya,” ujarnya.

Selain memperketat pengawasan petugas, Dishub juga akan meningkatkan upaya pencegahan melalui imbauan kepada masyarakat. Dalam waktu dekat, Dishub berencana memasang spanduk serta rambu peringatan di kawasan parkir Pasar Pagi Samarinda untuk mengingatkan pengunjung agar lebih berhati-hati terhadap barang bawaan, khususnya helm dan barang berharga lainnya.

“Kami masih dalam tahap pematangan pengelolaan parkir. Ke depan akan dipasang rambu-rambu, termasuk pemberitahuan bahwa area diawasi CCTV dan imbauan untuk waspada terhadap kehilangan barang,” ucap Boy.

Ia juga memastikan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan dan keamanan parkir di Pasar Pagi Samarinda akan segera dilakukan. Evaluasi tersebut mencakup jumlah dan posisi petugas parkir, akses keluar-masuk kendaraan dan pejalan kaki, hingga efektivitas sarana pengawasan yang tersedia.

Menurut Boy, keamanan kendaraan dan barang milik pengunjung maupun pedagang merupakan salah satu prioritas utama dalam pengelolaan parkir, terlebih di kawasan strategis seperti Pasar Pagi yang menjadi wajah perekonomian rakyat Samarinda.

“Kami pasti akan melakukan evaluasi. Keamanan barang yang ditinggalkan pengunjung adalah bagian dari tanggung jawab kami. Kami juga tidak ingin kejadian seperti ini mencoreng nama Dishub Kota Samarinda,” tutupnya.

Peristiwa pencurian helm ini menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kota Samarinda di tengah upaya penataan dan revitalisasi Pasar Pagi.

Masyarakat berharap, perbaikan infrastruktur dan tata kelola pasar juga diiringi dengan peningkatan rasa aman, sehingga aktivitas jual beli dapat berlangsung dengan nyaman dan kondusif. (*)


Advertise with Us

Back to top button
Cari apa wal?
Om Rudi AI
×
Halo buhan gabut! Handak berita apa wal?

Apa mau tanya berita yang lain atau masalah geopolitik yang lagi ramai tulis aja langsung lah?