Advertise with Us

Daerah

Inflasi Kaltim Desember 2025 Capai 2,68 Persen BPS Ungkap Kondisi Ekonomi Terkini

KALTIMNEWSROOM.COM, Samarinda – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur mencatat kenaikan signifikan pada tingkat inflasi year on year (y-on-y). Pada periode Desember 2025, Inflasi Kaltim Desember 2025 dilaporkan mencapai 2,68 persen. Sementara itu, Indeks Harga Konsumen (IHK) di Bumi Etam kini berada di angka 109,80. “Meski mengalami peningkatan, kondisi inflasi di Kalimantan Timur masih terkendali dan berada dalam rentang target nasional,” jelas Ir. Muhammad Saiful Anshari, Kepala BPS Provinsi Kalimantan Timur, saat konferensi pers di Samarinda.

Data tersebut menunjukkan adanya dinamika harga di tingkat konsumen. Peningkatan ini patut menjadi perhatian bersama. Terutama bagi masyarakat luas serta pelaku usaha di daerah. Pemerintah daerah juga terus memantau pergerakan harga komoditas.

Faktor Pendorong Inflasi Kaltim Desember 2025

BPS Kalimantan Timur merinci beberapa kelompok pengeluaran sebagai penyumbang utama inflasi. Lonjakan harga komoditas pangan menjadi salah satu faktor dominan. Selain itu, peningkatan biaya transportasi turut berkontribusi signifikan. Hal ini terutama terjadi menjelang akhir tahun. Berikut adalah kelompok pengeluaran yang memberikan andil besar:

  • Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau: Kenaikan harga sejumlah bahan pokok seperti beras, cabai, dan minyak goreng memicu inflasi di sektor ini. Permintaan yang meningkat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 turut memperparah situasi.
  • Kelompok Transportasi: Tarif angkutan udara dan darat mengalami penyesuaian. Ini sering terjadi pada musim liburan. Kenaikan harga bahan bakar juga memiliki dampak tidak langsung terhadap biaya logistik.
  • Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga: Adanya penyesuaian tarif pada beberapa layanan publik menjadi penyebab lain. Namun dampaknya tidak sebesar sektor pangan dan transportasi.
  • Kelompok Pakaian dan Alas Kaki: Peningkatan permintaan menjelang perayaan akhir tahun mendorong harga item-item fesyen. Konsumen banyak berbelanja untuk kebutuhan baru.

Fenomena Inflasi Kaltim Desember 2025 ini juga tak lepas dari geliat pembangunan. Terutama terkait proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) di Sepaku. Peningkatan aktivitas ekonomi di beberapa wilayah Kaltim berpotensi menaikkan permintaan. Selanjutnya, ini bisa mendorong harga barang dan jasa.

Upaya Pengendalian Harga dan Dampaknya bagi Warga

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus bergerak aktif. Mereka berupaya keras menjaga stabilitas harga di pasar. Berbagai langkah strategis telah diambil. Upaya ini meliputi operasi pasar murah. Koordinasi intensif dengan Bank Indonesia dan instansi terkait juga dilakukan. Tujuannya adalah memastikan pasokan barang pokok memadai. Dengan demikian, harga tetap terjangkau bagi masyarakat. “Kami berkomitmen penuh mengawal stabilitas harga. Jangan sampai Inflasi Kaltim Desember 2025 ini memberatkan masyarakat,” kata juru bicara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Informasi lebih lanjut mengenai program stabilisasi harga dapat dilihat di situs resmi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.


Advertise with Us

Dampak inflasi tentu sangat dirasakan oleh warga kota. Terutama rumah tangga dengan pendapatan menengah ke bawah. Kenaikan harga kebutuhan pokok dapat menggerus daya beli mereka. Oleh karena itu, langkah-langkah pemerintah sangat vital. Itu untuk menjaga kesejahteraan warga Kaltim.

Proyeksi dan Harapan di Tahun Mendatang

Ke depan, tantangan menjaga stabilitas harga di Kaltim diperkirakan tetap tinggi. Apalagi dengan akselerasi pembangunan IKN. Permintaan akan barang dan jasa diprediksi akan terus bertumbuh. Pemerintah daerah perlu terus memperkuat koordinasi. Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota menjadi kunci. Ini termasuk dalam mengantisipasi lonjakan harga. Terutama menjelang hari-hari besar keagamaan nasional atau momen khusus lainnya. Masyarakat diharapkan tetap bijak dalam mengelola keuangan pribadi. Selain itu, mereka juga diimbau melaporkan indikasi penimbunan atau praktik curang pedagang. Hal ini demi menjaga ekosistem pasar yang sehat. Untuk informasi terkini lainnya seputar ekonomi dan pembangunan daerah, kunjungi halaman Berita Daerah kami.


Advertise with Us


Advertise with Us

Back to top button
Cari apa wal?
Om Rudi AI
×
Halo buhan gabut! Handak berita apa wal?

Apa mau tanya berita yang lain atau masalah geopolitik yang lagi ramai tulis aja langsung lah?