Advertise with Us

Berita Umum

Kaltim Berpeluang Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-17 2026, PSSI Tinjau Tiga Stadion

Kaltimnewsroom.com – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berpeluang besar menjadi tuan rumah ajang Piala AFF U-17 2026. Peluang tersebut menguat setelah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melakukan penjajakan dan survei terhadap sejumlah stadion di wilayah tersebut.

Tiga stadion yang masuk dalam daftar peninjauan yakni Stadion Segiri, Stadion Palaran, dan Stadion Batakan. Dari hasil penjajakan awal, dua kota di Kaltim diproyeksikan akan menjadi lokasi pertandingan turnamen yang dijadwalkan berlangsung pada 11–13 April 2026.

Informasi ini langsung menyita perhatian publik dan menjadi perbincangan luas di media sosial. Banyak pihak menilai peluang tersebut sebagai langkah strategis menghadirkan ajang sepak bola internasional ke luar Pulau Jawa.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda, Muslimin, membenarkan adanya komunikasi awal dengan PSSI terkait kesiapan daerah.

“Beberapa waktu yang lalu saya sempat bicara dengan Sekjen PSSI, membicarakan dengan Bang Yunus dalam rangka persiapan kejuaraan Piala AFF U-17 di Samarinda,” ujar Muslimin.


Advertise with Us

Indikator Penilaian

Menurut dia, PSSI memiliki sejumlah indikator penilaian sebelum menetapkan tuan rumah. Karena itu, proses evaluasi masih terus berjalan.

Ia mengungkapkan, tim PSSI telah turun langsung melakukan survei lapangan guna melihat kesiapan infrastruktur stadion yang diusulkan.

“Beberapa waktu lalu juga kami sudah disurvei dari tim PSSI yang langsung datang ke lapangan untuk melihat bagaimana kesiapan lapangan,” katanya.


Advertise with Us

Secara prinsip, lanjut Muslimin, Pemerintah Kota Samarinda siap jika dipercaya menjadi tuan rumah. Namun, terdapat sejumlah aspek teknis yang masih perlu dibahas lebih lanjut bersama PSSI dan pemangku kepentingan lainnya.

“Pada prinsip pembicaraan bersama PSSI kita siap untuk menjadi tuan rumah. Akan tetapi, ada beberapa hal yang harus dibicarakan secara teknis yang mungkin menjadi pendukung kegiatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, komunikasi lanjutan nantinya juga akan melibatkan Wali Kota Samarinda sebagai pengambil kebijakan di daerah.

Hingga kini, Disporapar Samarinda belum menerima hasil resmi dari survei tersebut dan masih menunggu keputusan final dari PSSI.

Muslimin optimistis stadion-stadion di Samarinda mampu memenuhi standar yang dipersyaratkan, mengingat fasilitas tersebut telah digunakan dalam berbagai kompetisi nasional.

Apabila Samarinda benar-benar terpilih, ajang ini diproyeksikan menjadi momentum penting untuk mendongkrak eksposur daerah sekaligus menggerakkan sektor olahraga, pariwisata, perhotelan, hingga pelaku UMKM lokal di Kalimantan Timur.

“Jadi secara standar kita sudah memenuhi persyaratan yang ada,” ujarnya.

(*)


Advertise with Us

Back to top button
Cari apa wal?
Om Rudi AI
×
Halo buhan gabut! Handak berita apa wal?

Apa mau tanya berita yang lain atau masalah geopolitik yang lagi ramai tulis aja langsung lah?