
KALTIMNEWSROOM.COM – Manchester City menghadapi ujian krusial saat bertandang ke markas Tottenham Hotspur pada lanjutan Liga Inggris pekan ke-24.
Duel yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (1/2/2026) malam WIB, menjadi laga wajib menang bagi pasukan Pep Guardiola demi menjaga asa juara musim ini.
City datang ke London Utara dengan tekanan besar setelah Arsenal lebih dulu meraih hasil positif.
Tambahan tiga poin menjadi harga mati jika The Citizens ingin terus menempel ketat rivalnya di puncak klasemen Premier League.
Tekanan Juara di Pundak Pasukan Guardiola
Manchester City tampil konsisten sepanjang musim, namun jarak poin dengan Arsenal membuat mereka tak boleh terpeleset.
Guardiola menuntut fokus penuh dari anak asuhnya, terutama dalam menjaga tempo permainan sejak menit awal.
Man City diprediksi tetap mengandalkan penguasaan bola dan pressing tinggi.
Namun, efektivitas penyelesaian akhir menjadi perhatian utama, mengingat Man City kerap kesulitan memaksimalkan dominasi saat menghadapi tim yang bermain menunggu.
Tottenham Jadi Batu Sandungan Tradisional
Tottenham Hotspur Stadium bukan tempat yang ramah bagi Manchester City.
Dalam beberapa musim terakhir, Spurs sering menjadi mimpi buruk bagi tim tamu asal Manchester tersebut.
Tottenham beberapa kali sukses meredam City, bahkan mencatat kemenangan besar baik di kandang maupun tandang.
Pep Guardiola juga memiliki catatan yang tak selalu impresif saat membawa City bertamu ke markas Spurs.
Dominasi permainan sering kali tak berbanding lurus dengan hasil akhir, terutama ketika Tottenham memanfaatkan transisi cepat.
Haaland Jadi Tumpuan Lini Serang City
Manchester City tetap menaruh harapan besar pada Erling Haaland.
Penyerang asal Norwegia itu menjadi mesin gol utama City dan diharapkan mampu menjadi pembeda dalam laga krusial ini.
Pergerakan Haaland di kotak penalti akan menjadi ancaman serius bagi lini belakang Tottenham.
Man City juga mengandalkan suplai bola dari lini tengah kreatif untuk membuka ruang di pertahanan tuan rumah.
Tottenham Ingin Bangkit di Hadapan Publik Sendiri
Tottenham Hotspur masih terpuruk di posisi ke-14 klasemen sementara.
Pasukan asuhan Thomas Frank belum meraih kemenangan dalam lima laga terakhir Premier League.
Meski demikian, bermain di hadapan pendukung sendiri memberi motivasi tambahan bagi Spurs untuk bangkit.
Frank diprediksi mengandalkan disiplin bertahan dan serangan balik cepat. Duel taktik antara Frank dan Guardiola diyakini akan menentukan jalannya pertandingan.
Head-to-Head Ketat, Laga Diprediksi Sengit
Rekor pertemuan kedua tim di Premier League menunjukkan persaingan ketat.
Dalam lima pertemuan terakhir, Tottenham dan Manchester City saling mengalahkan. Fakta tersebut membuat laga ini diprediksi berlangsung sengit hingga peluit akhir.
City membutuhkan kemenangan, sementara Tottenham ingin keluar dari tren negatif.
Benturan kepentingan inilah yang membuat duel Tottenham Hotspur vs Manchester City layak dinantikan. (*)


