Advertise with Us

Daerah
Trending

Pemkot Samarinda Dorong Penguatan PAUD sebagai Investasi SDM Jangka Panjang

KaltimNewsroom.com  – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PP-PAUD Kota Samarinda.

Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda Lantai II Balai Kota Samarinda, Jumat (5/6/2026).

Pertemuan ini membahas upaya dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak usia dini.

Neneng menegaskan bahwa pembangunan SDM merupakan investasi jangka panjang yang memiliki dampak besar bagi masa depan daerah.

Menurutnya, pembangunan manusia tidak dapat diukur secara instan seperti pembangunan fisik yang hasilnya dapat terlihat dalam waktu singkat.


Advertise with Us

“Membangun SDM merupakan aset yang tidak berwujud. Kalau pembangunan fisik mungkin dua atau tiga bulan sudah bisa terlihat hasilnya, tetapi pembangunan manusia hasilnya baru terasa dalam jangka panjang,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan visi Pemerintah Kota Samarinda yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur. Tetapi juga memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kualitas manusia melalui pendidikan, terutama pada usia dini.

PAUD Menjadi Pondasi Generasi Masa Depan

Dalam kesempatan itu, Neneng menyampaikan apresiasinya kepada para pengurus PP-PAUD Kota Samarinda yang terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan anak usia dini. Ia menilai peran PAUD sangat strategis karena menjadi tahap awal pembentukan karakter, mental, dan kepribadian anak.


Advertise with Us

Menurutnya, pendidikan usia dini tidak hanya berfungsi mengenalkan kemampuan akademik dasar. Tetapi juga membentuk kecerdasan emosional dan spiritual yang akan menjadi bekal penting bagi anak dalam menjalani kehidupan.

“Emotional quotient dan spiritual quotient itu pondasinya di PAUD. Kalau IQ bisa dibangun saat SD, SMP, SMA bahkan sampai kuliah, tetapi karakter dan mental anak banyak dibentuk sejak usia dini,” katanya.

Melalui pendidikan yang tepat pada masa emas pertumbuhan anak, para pendidik PAUD berperan dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, empati, tanggung jawab, serta kemampuan bersosialisasi yang baik. Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat.

Sinergi Pemerintah dan Lembaga Pendidikan

Audiensi antara Pemkot Samarinda dan PP-PAUD Kota Samarinda juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kota Tepian. Neneng mengaku senang dapat bertemu langsung dengan para pengurus organisasi tersebut.

Menurutnya, pertemuan seperti ini membuka ruang komunikasi yang konstruktif untuk bertukar informasi, menyampaikan aspirasi. Serta merumuskan langkah-langkah bersama dalam mendukung pembangunan SDM sejak usia dini.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tenaga pendidik, dan keluarga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Peran Orang Tua Tetap Menjadi Kunci di Era Digital

Selain membahas pentingnya pendidikan usia dini, Neneng juga menyoroti tantangan pola pengasuhan anak di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Ia menilai kehadiran gawai dan teknologi informasi membawa banyak manfaat, namun juga memerlukan pengawasan dan pendampingan yang bijak dari orang tua.

Neneng menegaskan bahwa keluarga tetap menjadi lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Ia bahkan mengaku masih mengingat dengan jelas bagaimana orang tuanya mendidiknya sejak kecil.

“Saya saja cara orang tua mendidik dulu sampai sekarang masih terngiang. Bagaimana beliau mendidik saya dari kecil itu masih saya ingat. Pengaruh orang tua luar biasa dalam membentuk karakter anak,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kedekatan emosional antara orang tua dan anak tidak boleh tergantikan oleh teknologi. Menurutnya, tantangan saat ini adalah menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan interaksi sosial yang sehat dalam keluarga.

“Lingkungan sekarang serba gadget. Yang jauh jadi dekat, yang dekat jadi jauh,” katanya.

Melalui penguatan pendidikan anak usia dini, dukungan keluarga, serta sinergi berbagai pihak, Pemerintah Kota Samarinda optimistis dapat mencetak generasi masa depan yang unggul, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai moral dan kemanusiaan.

(*)


Advertise with Us

Back to top button