KaltimNewsroom.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali melakukan rotasi sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Kaltim melakukan penyegaran organisasi sekaligus memenuhi kebutuhan jabatan di lingkungan pemerintahan.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud secara langsung melantik para pejabat tersebut di Aula Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Senin, 28 September 2026.
Rudy Mas’ud Tegaskan Jabatan adalah Amanah
Dalam arahannya, Rudy Mas’ud menegaskan bahwa setiap jabatan membawa amanah dan tanggung jawab besar. Ia mengingatkan para pejabat agar menjalankan tugas dengan penuh integritas dan tidak memandang jabatan sebagai sebuah hak ataupun hadiah.
“Jabatan adalah amanah. Jabatan adalah tanggung jawab, sekaligus juga adalah ujian daripada integritas,” tegas Rudy usai memimpin upacara pelantikan.
Rudy meminta pejabat yang baru dilantik bergerak lebih dari sekadar menjalankan rutinitas administratif. Ia mendorong para pejabat mengambil keputusan secara tepat, berani bertanggung jawab, dan mampu menyelesaikan persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Menurut Rudy, ASN harus memegang tiga prinsip utama dalam menjalankan tugas, yakni integritas, loyalitas kepada negara dan pemerintah, serta profesionalisme.
Ketiga prinsip tersebut, kata dia, menjadi fondasi penting untuk membangun tata kelola pemerintahan yang efektif dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Kinerja Menjadi Ukuran Utama
Rudy juga menegaskan akan melihat kinerja pejabat setelah mereka menjalankan amanah di posisi masing-masing. Ia membuka ruang lebih besar bagi pejabat yang menunjukkan prestasi dan meminta jajaran bekerja cepat dalam mengeksekusi program pemerintahan.
“Mulai hari ini, kami akan melihat kinerja, bukan sekadar jabatan. Yang berprestasi, kita berikan ruang yang lebih besar. Yang lambat di dalam eksekusi, akan kita laksanakan evaluasi,” ujarnya.
Penegasan tersebut menunjukkan komitmen Pemprov Kaltim untuk mendorong budaya kerja yang mengutamakan hasil, kecepatan eksekusi, serta tanggung jawab dalam menjalankan program pemerintahan.
Terapkan Sistem Merit Berbasis Manajemen Talenta
Pemprov Kaltim juga menempatkan para pejabat melalui penerapan sistem merit berbasis manajemen talenta. Pemerintah mempertimbangkan sejumlah aspek dalam proses penempatan, antara lain kompetensi, kinerja, potensi, integritas, serta kebutuhan organisasi.
Pendekatan tersebut diarahkan untuk memastikan setiap aparatur menempati posisi yang sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan organisasi sehingga mampu memberikan kontribusi optimal terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Rudy berharap para pejabat yang baru dilantik membangun kekompakan dan komunikasi yang baik di lingkungan kerja. Ia juga meminta seluruh jajaran menghindari pola kerja sendiri-sendiri dan memperkuat kolaborasi dalam menjalankan tugas.
“Jangan merasa bahwa jabatan adalah tujuan akhir, justru jabatan adalah awal dari tanggung jawab,” pesannya.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat oleh Gubernur Kaltim bersama jajaran Forkopimda kepada para pejabat yang baru dilantik.
Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama:
– Drs. Andi Muhammad Ishak, Apt., Ms. Kepala Dinas Kesehatan
– Dr. dr. Jaya Mualimin, Sp.KJ, M.Kes Kepala Dinas Sosial
– Dr. Dasmiah, S.Pd, M.AP. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
– dr. Ariesanty Irawaty Marhabang, M.A.R.S Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Abdul Wahab Sjahranie
– Rosjidah Rahmawati, S.K.M, M.A.R.S Wakil Direktur Umum dan Keuangan Rsud Abdul Wahab Sjahranie
– dr. Nurliana Adriati Noor, M.Kes Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo
(*)






