Saefuddin Zuhri Apresiasi Kebundesa Open Fun Swimming, Dorong Kolaborasi Pemerintah-Swasta Perkuat Pembinaan Atlet Muda

KaltimNewsroom.com – Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menilai kejuaraan renang antarpelajar dapat menjadi salah satu sarana penting untuk memperkuat pembinaan atlet muda di Kota Samarinda.
Pandangan tersebut disampaikannya saat menghadiri Kebundesa Open Fun Swimming Kejuaraan Renang Antar Pelajar 2026 yang berlangsung selama dua hari dan berakhir pada Minggu (16/8/2026).
Kejuaraan tersebut diikuti para pelajar dengan total mencapai 3.170 nomor lomba.
Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Swasta
Saefuddin memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kejuaraan, terutama kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta dalam menyediakan ruang bagi atlet muda untuk berkompetisi.
Menurutnya, pemanfaatan fasilitas Kebundesa dengan dukungan berbagai pihak menunjukkan bahwa pembinaan olahraga dapat dilakukan melalui kerja sama yang saling menguntungkan.
“Alhamdulillah, Kebundesa di sini disupport dengan baik. Intinya simbiosis mutualisme. Ada kegiatan-kegiatan yang didukung oleh swasta dan pemerintah,” ujar Saefuddin yang hadir didampingi Kepala Disporapar Samarinda Muslimin.
Ia berharap pola kolaborasi tersebut dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak ruang kompetisi yang tersedia bagi atlet pelajar.
Kompetisi Jadi Ruang Ukur Kemampuan Atlet
Saefuddin juga mengapresiasi peran KONI bersama jajaran terkait dalam mendorong pembinaan atlet di Samarinda. Menurutnya, kejuaraan seperti Kebundesa Open Fun Swimming tidak sekadar menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi kesempatan bagi atlet muda untuk mengukur hasil latihan dan menambah pengalaman bertanding.
“Ketua KONI juga berjuang untuk bagaimana nantinya itu lebih baik lagi,” katanya.
Menurut Saefuddin, pengalaman bertanding sejak usia pelajar penting untuk membentuk mental dan kemampuan atlet sebelum mereka menghadapi kompetisi dengan level yang lebih tinggi.
3.170 Nomor Lomba, Manajemen Waktu Jadi Kunci
Besarnya jumlah peserta dan nomor pertandingan menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan kejuaraan. Dengan total mencapai 3.170 nomor lomba, panitia dituntut mampu mengatur jalannya pertandingan secara efektif agar seluruh agenda dapat diselesaikan sesuai jadwal.
Ketua Panitia Kebundesa Open Fun Swimming 2026, Fitri Handayani, mengatakan seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai estimasi yang telah ditentukan.
“Manajemen waktu ini sangat penting mengingat ada 3.170 nomor lomba. Kunci utama selesai tepat waktu karena perangkat pertandingan bertugas dengan sangat baik,” jelas Fitri.
Ia menyebut kelancaran pertandingan tidak terlepas dari kerja sama seluruh perangkat pertandingan dan pihak-pihak yang terlibat sejak persiapan hingga berakhirnya kompetisi.
Medali Diharapkan Jadi Pemacu Atlet
Fitri turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut menyukseskan pelaksanaan Kebundesa Open Fun Swimming 2026. Apresiasi diberikan kepada atlet, pelatih, perangkat pertandingan, panitia, serta berbagai pihak yang memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan.
Ia juga memberikan selamat kepada para atlet yang berhasil meraih medali. Prestasi tersebut diharapkan tidak menjadi tujuan akhir, tetapi justru menjadi pemacu untuk meningkatkan kualitas latihan.
“Selamat untuk para atlet yang telah berhasil meraih juara. Semoga medali yang diraih hari ini bisa menambah motivasi untuk terus berlatih dan berkembang untuk meraih podium yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.
(*)


