Advertise with Us

Daerah

Saefuddin Zuhri Hadiri Bone Indah Jaya Bersholawat, Pesan Haul dan Birrul Walidain Menggema

KALTIMNEWSROOM.COM – Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menghadiri kegiatan Bone Indah Jaya Bersholawat dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-21 almarhum KH Zaini bin Abdul Ghoni (Guru Sekumpul).

Acara berlangsung khidmat di Workshop Bus Bone Indah Jaya Group, Jalan Kadrie Oening, Samarinda, Kamis (15/1/2026), dan diikuti ratusan jamaah dari berbagai wilayah.

Bone Indah Jaya Bersholawat dan Tausiah Warnai Peringatan Isra Mi’raj

Rangkaian kegiatan diawali lantunan sholawat dan doa bersama. Setelah itu, jamaah menyimak tausiah yang disampaikan Habib Muhammad bin Muhdhor. Sejumlah ulama, habaib, serta ratusan santri dari berbagai majelis turut hadir dan mengikuti acara hingga selesai.

Bone Indah Jaya Bersholawat : Apresiasi Pemkot Samarinda untuk Kegiatan Keagamaan

Dalam sambutannya, Saefuddin Zuhri mengapresiasi Bone Indah Jaya Group atas penyelenggaraan kegiatan keagamaan yang sarat nilai spiritual dan sosial. Menurutnya, kegiatan bersholawat dan peringatan hari besar Islam berperan penting memperkuat ukhuwah serta menghadirkan ketenangan batin di tengah masyarakat.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Samarinda terus mendukung aktivitas keagamaan yang menyejukkan dan membangun karakter warga. Pembangunan daerah, kata Saefuddin, tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan moral dan spiritual masyarakat.


Advertise with Us

“Peringatan Isra Mi’raj mengajarkan pentingnya shalat dan kedisiplinan dalam ibadah. Sementara haul Guru Sekumpul mengingatkan kita untuk meneladani akhlak ulama yang penuh ketawadhuan dan kasih sayang,” ujar Saefuddin.

Makna Haul Guru Sekumpul dan Keteladanan Akhlak

Dalam ceramahnya, Habib Muhammad bin Muhdhor menekankan makna haul sebagai momentum mengenang jasa para ulama sekaligus memperkuat hubungan spiritual antara murid dan guru melalui doa dan keteladanan akhlak.

“Haul bukan sekadar mengenang wafatnya seorang ulama, tetapi sarana menghidupkan ajaran dan akhlaknya. Guru Sekumpul mengajarkan cinta kepada Allah, Rasulullah, dan sesama manusia,” ungkapnya di hadapan jamaah.


Advertise with Us

Pesan Birrul Walidain untuk Generasi Muda

Habib Muhammad juga mengaitkan peringatan haul dengan pentingnya birrul walidain atau berbakti kepada orang tua. Ia menegaskan, ridha Allah SWT sangat bergantung pada ridha orang tua, sehingga bakti kepada orang tua harus menjadi amalan utama dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan pernah menyakiti hati orang tua, baik dengan perkataan maupun perbuatan. Selama mereka masih hidup, bahagiakan mereka. Jika sudah wafat, jangan putus doa dan sedekah atas nama mereka,” tuturnya.

Ia menambahkan, salah satu teladan besar Guru Sekumpul adalah ketaatan serta baktinya kepada orang tua dan para guru. Nilai tersebut dinilai relevan untuk diteladani generasi saat ini di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Sinergi Dunia Usaha, Ulama, dan Pemerintah

Kegiatan Bone Indah Jaya Bersholawat menjadi wujud sinergi antara dunia usaha, ulama, dan pemerintah dalam menjaga nilai-nilai religius di Kota Samarinda. Kehadiran berbagai elemen masyarakat mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dalam merawat tradisi keagamaan.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, keberkahan Kota Samarinda, serta kebaikan bagi seluruh jamaah. Melalui peringatan Isra Mi’raj dan Haul ke-21 Guru Sekumpul ini, masyarakat diharapkan semakin memperkuat iman, meneladani akhlak ulama, dan meningkatkan bakti kepada orang tua sebagai jalan meraih ridha Allah SWT.

(Redaksi)


Advertise with Us

Back to top button
Cari apa wal?
Om Rudi AI
×
Halo buhan gabut! Handak berita apa wal?

Apa mau tanya berita yang lain atau masalah geopolitik yang lagi ramai tulis aja langsung lah?