Advertise with Us

Daerah
Trending

Sinergi Diskominfo dan BPS Samarinda Perkuat Pengelolaan Statistik Daerah

KALTIMNEWSROOM.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berkomitmen untuk memperkuat tata kelola statistik daerah.

Kepala Diskominfo Samarinda, Aji Syarif Hidayatullah, menegaskan bahwa salah satu langkah strategis yang diambil adalah melalui kerja sama intensif dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Samarinda.

Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas data yang akan digunakan dalam perencanaan pembangunan daerah yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral

Salah satu fokus utama dalam sinergi antara Diskominfo dan BPS adalah pembinaan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS).

Pembinaan ini dilakukan untuk memastikan bahwa penilaian statistik daerah dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.


Advertise with Us

Diskominfo dan BPS bekerja sama untuk memperkuat kapasitas masing-masing.

Kerja sama itu untuk mengedukasi aparat pemerintah mengenai pentingnya pengelolaan data yang valid dan terstandarisasi.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas program Desa/Kelurahan Cantik (Desa Cinta Statistik) yang bertujuan untuk meningkatkan literasi statistik di tingkat desa dan kelurahan.


Advertise with Us

Program ini juga akan melibatkan pembinaan secara langsung oleh BPS terhadap 10 kecamatan diĀ  Samarinda.

10 Kecamatan itu dipilih berdasarkan potensi tematik unggulan masing-masing wilayah.

Desa Cantik diharapkan dapat menghasilkan data statistik yang valid dan berkualitas, sehingga mendukung pembangunan yang lebih tepat sasaran di tingkat desa.

ā€œKami ingin meningkatkan literasi statistik aparat desa dan kelurahan. Sehingga mereka mampu menghasilkan data yang valid, standar, dan dapat digunakan untuk perencanaan pembangunan yang lebih efektif,ā€ ujar Dayat, sapaan akrab Aji Syarif Hidayatullah, Kamis (8/1/2026).

Dukungan Diskominfo dalam Sensus Ekonomi 2026

Agenda ketiga yang dibahas dalam pertemuan itu adalah dukungan Diskominfo terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi yang akan dimulai pada 1 Mei 2026.

BPS mengharapkan peran aktif Diskominfo dalam membantu sosialisasi kepada masyarakat, terutama melalui pemanfaatan media luar ruang dan media massa.

Diskominfo diharapkan dapat memaksimalkan penyebaran informasi untuk memastikan partisipasi masyarakat yang maksimal dalam sensus ini.

Aji Syarif Hidayatullah menutup pertemuan dengan menegaskan bahwa ketiga agenda ini merupakan langkah strategis.

Hal itu untuk memperkuat tata kelola data statistik di Kota Samarinda.

“Data yang valid dan terintegrasi akan menjadi dasar kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” pungkas Dayat. (*)


Advertise with Us

Back to top button
Cari apa wal?
Om Rudi AI
×
Halo buhan gabut! Handak berita apa wal?

Apa mau tanya berita yang lain atau masalah geopolitik yang lagi ramai tulis aja langsung lah?