KaltimNewsroom.com – Harapan masyarakat untuk segera memanfaatkan Terowongan Samarinda semakin dekat.
Pemerintah Kota Samarinda terus menyelesaikan tahapan persyaratan sebelum infrastruktur yang menghubungkan Jalan Sultan Alimuddin di kawasan Sambutan dengan Jalan Kakap di Kelurahan Selili tersebut resmi dibuka untuk umum.
Terowongan sepanjang sekitar 400 meter itu telah melewati serangkaian pengujian teknis sebagai bagian dari proses menuju penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Saat ini, Pemkot Samarinda tinggal menunggu keputusan dan rekomendasi dari tim ahli yang menangani penilaian kelayakan terowongan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, mengatakan Pemkot Samarinda telah mengikuti berbagai tahapan dalam proses uji kelayakan.
Tim pendahuluan sebelumnya telah turun langsung ke lokasi selama sekitar dua pekan untuk melakukan peninjauan dan pengujian. Proses tersebut mencakup wawancara serta penyampaian sejumlah data teknis yang dibutuhkan tim ahli.
“Sudah (Uji Kelayakan) kan dia ada tim pendahuluan, yang sekarang ini keputusannya dari tim ahlinya, tingkat atasnya lagi,” ujar Neneng.
Ia memastikan Pemkot Samarinda telah menindaklanjuti seluruh saran dan masukan yang disampaikan tim pendahuluan setelah melakukan pemeriksaan di lapangan.
Setelah tahapan pemeriksaan tersebut rampung, Pemkot Samarinda kini menunggu proses lanjutan berupa rapat bersama tim ahli.
Rapat tersebut dapat berlangsung secara daring maupun melalui pertemuan tatap muka.
Menunggu Keputusan Tim Ahli
Neneng mengatakan proses uji kelayakan membutuhkan koordinasi dan komunikasi berkelanjutan dengan tim ahli.
Kondisi tersebut juga berkaitan dengan cakupan tugas tim ahli yang menangani sejumlah proyek, sehingga jadwal penyampaian hasil membutuhkan penyesuaian.
“Mungkin bukan cuma terowongan di Samarinda aja yang lagi diteliti gitu. Jadi kita ini hanya terkait dengan jadwal penyampaian seperti itu,” jelasnya.
Meski prosesnya masih berjalan, Neneng memastikan Pemkot Samarinda tetap mengikuti seluruh tahapan yang ditetapkan.
Pemkot juga terus berkoordinasi agar proses penerbitan rekomendasi dapat berjalan sesuai ketentuan.
Seluruh Masukan Telah Ditindaklanjuti
Terkait kemungkinan adanya evaluasi tambahan dari tim ahli, Neneng menyebut pihaknya telah menindaklanjuti seluruh catatan dan rincian yang disampaikan dalam proses sebelumnya.
Menurutnya, tidak seluruh masukan membutuhkan penambahan pekerjaan. Beberapa hal telah dijelaskan dan diklarifikasi oleh Pemkot Samarinda hingga mendapatkan persetujuan dari tim terkait.
Dengan langkah tersebut, Pemkot Samarinda memastikan proses persiapan pengoperasian terowongan terus bergerak sembari menunggu rekomendasi akhir dari tim ahli.
Target Operasional Akhir Tahun Tetap Dijaga
Mengenai target pengoperasian Terowongan Samarinda yang sebelumnya diarahkan selesai pada akhir tahun, Neneng menegaskan Pemkot Samarinda masih mempertahankan target tersebut.
“Masih, kita tetap optimis gitu ya (operasional diakhir tahun),” katanya.
Pemkot Samarinda saat ini tinggal menunggu rekomendasi akhir tim ahli terkait penilaian khusus yang sedang berlangsung. Neneng menyampaikan bahwa pihaknya sejauh ini telah memberikan jawaban dan klarifikasi atas berbagai pertanyaan yang diajukan tim ahli.
Ia juga memastikan tidak ada kendala berarti yang menghambat proses tersebut.
“Insya Allah, sejauh ini juga gak ada kendala,” pungkasnya.
(*)






