
KALTIMNEWSROOM.COM – Real Madrid resmi mengumumkan perpisahan dengan Xabi Alonso.
Klub ibu kota Spanyol itu mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Spanyol tersebut pada Selasa (13/1) dini hari WIB, kurang dari 24 jam setelah kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Keputusan itu langsung memicu sorotan luas, terutama karena beredarnya video yang memperlihatkan momen kontroversial Alonso dengan sejumlah pemain bintang Madrid, termasuk Kylian Mbappe.
Kekalahan dari Barcelona Jadi Titik Balik
Real Madrid harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 2-3 di partai final Piala Super Spanyol.
Kekalahan itu memperpanjang tekanan terhadap Alonso, yang sejak awal musim disebut belum sepenuhnya menguasai ruang ganti Los Blancos.
Meski Madrid tampil cukup kompetitif sepanjang laga, hasil akhir tetap memicu kekecewaan besar.
Usai peluit panjang, kamera menyorot suasana panas di pinggir lapangan yang kemudian ramai diperbincangkan publik.
Momen Guard of Honour yang Jadi Sorotan
Sorotan tertuju pada momen ketika Barcelona bersiap merayakan kemenangan.
Xabi Alonso terlihat memberi gestur kepada para pemain Real Madrid untuk memberi guard of honour kepada rival abadinya tersebut.
Namun, Kylian Mbappe yang berada di dekat Alonso menunjukkan sikap berbeda.
Penyerang asal Prancis itu tampak menolak, lalu memberi isyarat kepada rekan-rekannya untuk mundur dan tidak memberi penghormatan kepada Barcelona.
Video yang beredar menunjukkan Alonso akhirnya mengikuti langkah Mbappe.
Pelatih berusia 43 tahun itu memilih mundur bersama para pemain, alih-alih melanjutkan niat awalnya.
Isu Hilangnya Otoritas Pelatih
Momen tersebut memunculkan spekulasi soal melemahnya otoritas Alonso di ruang ganti Madrid.
Banyak pihak menilai keputusan Alonso mengikuti keinginan Mbappe mencerminkan sulitnya sang pelatih mengendalikan pemain bintang.
Isu ini semakin menguat setelah rumor internal menyebutkan sejumlah pemain senior tidak puas dengan pendekatan Alonso.
Nama-nama besar seperti Vinicius Junior, Jude Bellingham, hingga Thibaut Courtois dikabarkan termasuk dalam kelompok yang meragukan kepemimpinan mantan gelandang Madrid itu.
Catatan Singkat Xabi Alonso di Madrid
Xabi Alonso hanya bertahan selama tujuh bulan sebagai pelatih Real Madrid.
Selama periode tersebut, ia memimpin 34 pertandingan dengan catatan 24 kemenangan, empat hasil imbang, dan enam kekalahan.
Kegagalan meraih trofi Piala Super Spanyol menjadi akhir perjalanan Alonso di Santiago Bernabeu.
Manajemen Madrid kini bersiap mencari pelatih baru untuk menjaga stabilitas tim di tengah padatnya jadwal kompetisi.
Kepergian Alonso meninggalkan tanda tanya besar soal dinamika internal Real Madrid dan peran dominan para pemain bintang dalam menentukan arah klub. (*)


