DPRD Samarinda Minta Pengelolaan Teras Samarinda Lebih Maksimal untuk PAD

KALTIMNEWSROOM.COM – DPRD Kota Samarinda meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengevaluasi sistem pengelolaan kawasan usaha di Teras Samarinda agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan kawasan Teras Samarinda memiliki potensi ekonomi yang besar karena menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat di tepian Sungai Mahakam.
Namun, menurut dia, pemerintah perlu meninjau kembali pola kerja sama dengan pihak pengelola agar manfaat ekonomi kawasan tersebut bisa lebih optimal bagi daerah maupun pelaku usaha.
“UMKM tetap harus berkembang, tetapi daerah juga perlu mendapatkan pemasukan yang seimbang dari pengelolaan kawasan itu,” ujar Helmi Abdullah, Senin (25/5/2026).
DPRD Samarinda Soroti Skema Bagi Hasil Teras Samarinda
Sorotan DPRD muncul setelah pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) memuat catatan terkait kontribusi pengelolaan UMKM di Teras Samarinda.
Saat ini, sejumlah titik usaha dan area kuliner di kawasan tersebut dikelola pihak ketiga dengan sistem bagi hasil sekitar 10 persen kepada pemerintah daerah.
Menurut Helmi, angka tersebut perlu dievaluasi karena belum tentu sesuai dengan potensi ekonomi yang dimiliki kawasan Teras Samarinda.
“Kita perlu melihat lagi bagaimana sistem pengelolaannya, nilai investasinya, dan potensi pendapatan yang bisa dihasilkan,” katanya.
Ia menilai evaluasi penting dilakukan agar pengelolaan kawasan publik dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi Samarinda.
Pengelolaan UMKM Harus Tetap Berpihak ke Pelaku Usaha
Meski mendorong evaluasi, DPRD Samarinda meminta pemerintah tidak membuat kebijakan yang justru memberatkan pelaku UMKM.
Helmi mengatakan banyak pelaku usaha kecil yang mulai berkembang setelah hadirnya kawasan Teras Samarinda.
Karena itu, pemerintah perlu menjaga keseimbangan antara peningkatan PAD dan keberlangsungan usaha masyarakat.
“Jangan sampai pelaku UMKM kesulitan karena aturan baru, tetapi pemerintah juga tetap harus mendapatkan manfaat dari kawasan itu,” ujarnya.
Menurut dia, keberadaan UMKM menjadi salah satu faktor penting yang membuat Teras Samarinda ramai dikunjungi masyarakat.
Teras Samarinda Dinilai Punya Potensi Ekonomi Besar
Helmi menilai Teras Samarinda tidak hanya berfungsi sebagai proyek penataan kawasan tepian sungai, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Samarinda.
Ia mengatakan kawasan tersebut memiliki peluang besar untuk mendukung sektor pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat kecil.
Dengan pengelolaan yang tepat, Teras Samarinda dinilai mampu menjadi salah satu ikon ekonomi dan wisata kota.
“Kawasan ini punya potensi besar untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan sektor wisata Samarinda,” katanya.
DPRD Akan Terus Awasi Pengelolaan Teras Samarinda
DPRD Samarinda memastikan akan terus memantau perkembangan pengelolaan kawasan Teras Samarinda ke depan.
Pengawasan tersebut mencakup sistem kerja sama pengelola, kontribusi PAD, hingga perkembangan UMKM yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Helmi berharap pengelolaan Teras Samarinda dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.
“Kami ingin kawasan ini benar-benar memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat dan keuangan daerah,” tutupnya.
(Adv)


