TERKINI
Pemerintah

Pemerintah Targetkan Pemugaran 218 Candi Perwara Prambanan Selesai Sebelum 2029

Proses identifikasi batu dan penyusunan kembali candi perwara di kompleks Prambanan sebagai bagian dari program percepatan restorasi nasional 2029. (Foto: cnnindonesia.com)

SLEMAN – Pemerintah Republik Indonesia secara resmi menetapkan target ambisius untuk menuntaskan pemugaran 218 candi perwara di kompleks Candi Prambanan sebelum tahun 2029. Langkah ini merupakan bagian dari upaya masif memperkuat integritas struktur bangunan sekaligus mempercantik lanskap situs warisan dunia UNESCO tersebut. Proyek restorasi ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik arkeologis, tetapi juga mengusung visi besar sebagai pusat kunjungan wisatawan religi dan budaya tingkat global.

Kementerian Kebudayaan bersama Balai Pelestarian Kebudayaan terus melakukan percepatan teknis di lapangan. Upaya ini melibatkan identifikasi material batu asli yang berserakan di sekitar lokasi untuk disusun kembali sesuai dengan kaidah anastilosis. Pemerintah menyadari bahwa keberadaan candi-candi perwara yang utuh akan memberikan gambaran sempurna mengenai kemegahan arsitektur Mataram Kuno kepada generasi mendatang.

Urgensi Restorasi Candi Perwara dalam Ekosistem Pariwisata

Pemugaran ratusan candi pendamping atau perwara ini menjadi prioritas utama karena perannya yang krusial dalam memperkuat narasi sejarah Prambanan. Selama ini, banyak wisatawan hanya fokus pada tiga candi utama (Trimurti), padahal kehadiran perwara memberikan perspektif kosmologis yang lebih dalam bagi pengunjung. Berikut adalah beberapa poin utama urgensi proyek ini:

  • Meningkatkan nilai estetika dan daya tarik visual kompleks Candi Prambanan secara keseluruhan.
  • Memperluas area kunjungan wisatawan sehingga mampu memecah konsentrasi kerumunan di area candi utama.
  • Memperkuat posisi Prambanan sebagai pusat peradaban Hindu di Indonesia yang diakui secara internasional.
  • Memberikan edukasi mendalam mengenai teknik arsitektur kuno dan pelestarian cagar budaya.

Sinergi Indonesia dan India Memperkuat Diplomasi Budaya

Satu hal yang menarik dari proyek ini adalah kolaborasi erat antara Pemerintah RI dengan Pemerintah India. Kedua negara sepakat untuk mengembangkan potensi pariwisata berbasis budaya dan religi, mengingat adanya kedekatan historis antara tradisi Hindu di India dan peninggalan di Indonesia. Melalui kemitraan ini, kedua pihak berharap dapat meningkatkan arus kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari Asia Selatan.

India membawa pengalaman mereka dalam mengelola situs-situs bersejarah besar, sementara Indonesia menawarkan keunikan akulturasi budaya lokal yang tidak ditemukan di tempat lain. Kerja sama ini mencakup pertukaran tenaga ahli arkeologi, promosi pariwisata bersama, hingga pengembangan rute perjalanan religi yang menghubungkan berbagai situs suci di kedua negara.

Tantangan Teknis dan Analisis Masa Depan Situs

Meskipun target 2029 telah ditetapkan, tantangan di lapangan tetaplah besar. Proses pencocokan batu candi memerlukan ketelitian tingkat tinggi dan waktu yang tidak sedikit. Arkeolog harus memastikan setiap batu yang dipasang adalah komponen asli atau pengganti yang sesuai secara petrografis. Selain itu, kondisi cuaca dan stabilitas tanah di wilayah Sleman turut menjadi faktor penentu keberhasilan proyek ini.

Secara kritis, pemerintah harus memastikan bahwa proyek ini tidak mengabaikan aspek konservasi demi mengejar target waktu pariwisata. Keseimbangan antara fungsi ekonomi pariwisata dan integritas arkeologis menjadi kunci utama. Jika berhasil, restorasi ini akan menjadikan Prambanan sebagai contoh sukses pengelolaan situs warisan dunia yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan modern tanpa kehilangan identitas aslinya. Upaya ini sekaligus menyambung kesuksesan pemugaran Candi Borobudur di masa lampau yang kini menjadi ikon pariwisata nasional.

Informasi lebih lanjut mengenai standar pelestarian cagar budaya dapat merujuk pada pedoman teknis yang dirilis oleh Lembaga Kantor Berita Nasional Antara terkait perkembangan infrastruktur kebudayaan Indonesia.

Ringkasan Cepat

  • SLEMAN - Pemerintah Republik Indonesia secara resmi menetapkan target ambisius untuk menuntaskan pemugaran 218 candi perwara di kompleks Candi Prambanan sebelum tahun…
  • Langkah ini merupakan bagian dari upaya masif memperkuat integritas struktur bangunan sekaligus mempercantik lanskap situs warisan dunia UNESCO tersebut.
  • Proyek restorasi ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik arkeologis, tetapi juga mengusung visi besar sebagai pusat kunjungan wisatawan religi dan budaya…
Maya P. Rosalie
Maya P. Rosalie Redaksi Kaltim Newsroom

Jurnalis yang fokus pada isu pemerintahan, pembangunan daerah, dan kemasyarakatan di Kalimantan Timur. Bergabung dengan Kaltim Newsroom sejak 2022.

Lihat Semua Artikel

Baca Juga

Lihat Semua