Advertise with Us

Daerah

BPS Catat Wisman ke Kaltim Tembus 1.103 Kunjungan pada Mei 2026, Didominasi Turis Brunei

KALTIMNEWSROOM.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur mencatat arus wisatawan mancanegara (wisman) ke Bumi Etam kembali meningkat pada Mei 2026. Sebanyak 1.103 wisatawan asing berkunjung ke Kalimantan Timur atau naik 20,02 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala BPS Kalimantan Timur Mas’ud Rifai mengatakan mayoritas wisatawan asing yang datang berasal dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Brunei Darussalam menjadi negara penyumbang kunjungan terbesar dengan kontribusi 46,33 persen, disusul Malaysia sebesar 23,21 persen dan Singapura sebesar 6,07 persen.

Mas’ud menjelaskan seluruh wisatawan mancanegara memasuki Kalimantan Timur melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. Selama Mei 2026, BPS tidak mencatat adanya wisatawan asing yang datang melalui jalur laut.

“Pada Mei 2026, seluruh kunjungan wisman masuk melalui jalur udara via Bandara SAMS Sepinggan. Tidak terdapat kunjungan wisman yang tercatat masuk ke Kalimantan Timur melalui pintu utama moda angkutan laut,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Berbeda dengan tren kunjungan wisatawan asing, jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) ke luar negeri justru mengalami penurunan. BPS mencatat hanya 2.352 perjalanan pada Mei 2026 atau turun 40,58 persen dibandingkan April 2026.


Advertise with Us

Samarinda Masih Mendominasi Pergerakan Wisatawan Domestik

Di sektor wisata domestik, mobilitas wisatawan nusantara (wisnus) di Kalimantan Timur tetap menunjukkan aktivitas yang tinggi. BPS mencatat total perjalanan antarkabupaten dan kota mencapai 1.283.879 perjalanan selama Mei 2026.

Kota Samarinda menjadi daerah asal perjalanan terbesar dengan kontribusi 26,02 persen. Kabupaten Kutai Kartanegara menyumbang 20,14 persen, sedangkan Kota Balikpapan berkontribusi 19,31 persen.

Samarinda juga menjadi tujuan utama wisatawan domestik. Kota Tepian menerima 25,81 persen dari total perjalanan wisatawan di Kalimantan Timur. Posisi berikutnya ditempati Kutai Kartanegara dengan 21,56 persen dan Balikpapan sebesar 19,54 persen.


Advertise with Us

Secara keseluruhan, jumlah perjalanan menuju berbagai destinasi di Kalimantan Timur meningkat 6,79 persen menjadi 1.259.540 perjalanan.

Okupansi Hotel Berbintang Ikut Menguat

Peningkatan aktivitas wisata turut mendorong sektor perhotelan. BPS mencatat tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Kalimantan Timur mencapai 52,75 persen pada Mei 2026.

Angka tersebut naik 2,49 poin daripada April 2026. Kenaikan okupansi menunjukkan meningkatnya kebutuhan akomodasi seiring bertambahnya kunjungan wisatawan maupun perjalanan bisnis.

Mas’ud mengatakan rata-rata tamu menginap di hotel berbintang selama 1,61 hari. Wisatawan mancanegara mencatat lama menginap lebih panjang, yakni rata-rata 2,26 hari. Sementara tamu nusantara menghabiskan waktu menginap sekitar 1,60 hari.

Menurut BPS, kenaikan jumlah wisatawan asing, tingginya mobilitas wisatawan domestik, dan meningkatnya tingkat hunian hotel menjadi sinyal positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata Kalimantan Timur.

(Redaksi)


Advertise with Us

Back to top button