TERKINI
Daerah

Sambut Kunjungan Menhut dan Kepala BNPB, Kaltim Perkuat Sinergi Tangani Karhutla

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda mewakili Gubernur Kaltim menyambut kedatangan Menteri Kehutanan (Menhut) RI Raja Juli Antoni dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto di
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda mewakili Gubernur Kaltim menyambut kedatangan Menteri Kehutanan (Menhut) RI Raja Juli Antoni dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto di

KaltimNewsroom.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Langkah tersebut mengemuka saat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda mewakili Gubernur Kaltim menyambut kedatangan Menteri Kehutanan (Menhut) RI Raja Juli Antoni dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto di VVIP Room Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Senin (14/9).

Kunjungan Menhut dan Kepala BNPB ke Kaltim berlangsung dalam rangka kunjungan kerja, rapat koordinasi, serta pendampingan penanggulangan karhutla di wilayah Kaltim.

Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kesiapsiagaan dan memastikan penanganan karhutla berjalan secara terpadu.

Perkuat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah

Aji Muhammad Fitra Firnanda menyampaikan apresiasi atas kunjungan pemerintah pusat.

Menurutnya, kehadiran Menhut dan Kepala BNPB menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyatukan langkah dalam menghadapi potensi karhutla.

“Kami menyambut baik kunjungan Bapak Menteri Kehutanan dan Kepala BNPB ke Kalimantan Timur. Ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam menghadapi kondisi karhutla di Kaltim,” ujar Nanda, sapaan akrab Asisten Pemerintahan dan Kesra.

Ia menilai penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama seluruh unsur. Pemerintah, aparat keamanan, BPBD, dan masyarakat harus mengambil peran sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Koordinasi yang solid juga akan mempercepat langkah pencegahan dan penanganan ketika potensi kebakaran muncul.

“Kita berharap melalui rapat koordinasi dan pendampingan ini, langkah-langkah penanganan di lapangan semakin terarah. Termasuk memperkuat pencegahan dan kesiapsiagaan agar potensi karhutla dapat diantisipasi sedini mungkin,” jelasnya.

Evaluasi dan Strategi Hadapi Ancaman Karhutla

Kunjungan kerja Menhut dan Kepala BNPB di Kaltim berlangsung pada 14-15 September 2026. Selain memperkuat koordinasi, pemerintah memanfaatkan momentum tersebut untuk mengevaluasi penanganan karhutla serta menyusun langkah strategis menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan ke depan.

(*)

Ringkasan Cepat

  • KaltimNewsroom.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
  • Langkah tersebut mengemuka saat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda mewakili Gubernur Kaltim menyambut kedatangan Menteri…
  • Kunjungan Menhut dan Kepala BNPB ke Kaltim berlangsung dalam rangka kunjungan kerja, rapat koordinasi, serta pendampingan penanggulangan karhutla di wilayah Kaltim.
LHS
LHS Redaksi Kaltim Newsroom

Jurnalis yang fokus pada isu pemerintahan, pembangunan daerah, dan kemasyarakatan di Kalimantan Timur. Bergabung dengan Kaltim Newsroom sejak 2022.

Lihat Semua Artikel

Baca Juga

Lihat Semua