DENPASAR – Seekor kuda putih di Canggu yang sempat viral karena kondisi tubuhnya yang sangat kurus memprihatinkan akhirnya dilaporkan mati. Hewan malang tersebut diduga kuat menjadi korban eksploitasi untuk kepentingan pariwisata di kawasan Bali.
Kabar kematian kuda putih di Canggu ini sontak memicu kemarahan publik dan para pecinta hewan di media sosial. Oleh sebab itu, desakan agar perlindungan terhadap satwa pariwisata semakin diperketat kini menggema luas.
Kronologi Viral hingga Kematian Kuda Putih di Canggu
Sebelumnya, potret kuda putih di Canggu tersebut beredar luas di berbagai platform digital dan menuai kecaman netizen. Namun, alih-alih mendapatkan perawatan medis yang layak, kondisi hewan tersebut justru semakin memburuk hingga akhirnya tewas.
Berikut adalah fakta-fakta terkait kasus ini:
- Kondisi awal ditemukan sangat kurus dengan tulang rusuk menonjol.
- Diduga dipaksa bekerja berlebihan melayani wisatawan di pantai.
- Mati akibat kelelahan dan dugaan kurangnya asupan makanan yang layak.
Desakan Evaluasi Eksploitasi Wisata Hewan di Bali
Kasus mengenaskan ini membuka mata publik tentang masih maraknya eksploitasi satwa demi mendulang keuntungan komersial di sektor pariwisata. Sementara itu, pihak berwenang didesak untuk mengusut tuntas pemilik kuda putih di Canggu tersebut.
Oleh karena itu, penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran kesejahteraan hewan harus segera dilakukan. Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan mampu membuat regulasi ketat agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.





