KALTIMNEWSROOM.COM – Persaingan aplikasi kecerdasan buatan (AI) semakin ketat setelah Muse milik Meta mencatat 5 juta unduhan hanya dalam waktu sekitar tiga pekan. Angka tersebut membuat Muse mencatat pertumbuhan lebih cepat daripada ChatGPT, Claude, dan Grok.
Data Sensor Tower menunjukkan Muse menembus 5 juta unduhan pada Rabu (30/9/2026). Meta mencapai angka tersebut sekitar tiga minggu setelah meluncurkan aplikasi agen AI itu.
Sebagai perbandingan, ChatGPT milik OpenAI membutuhkan 56 hari untuk mencapai 5 juta unduhan. Claude dari Anthropic memerlukan 103 hari, sedangkan Grok membutuhkan 492 hari.
Muse Tersedia di iOS dan Android
Sensor Tower menyebut Meta menghadirkan Muse di iOS dan Android sejak hari pertama peluncuran. Namun, Meta masih membatasi ketersediaan aplikasi tersebut untuk pengguna di Amerika Serikat dan Kanada.
Claude dan Grok memiliki masa awal peluncuran yang berbeda. Kedua aplikasi tersebut hanya tersedia di perangkat iOS selama lima hari pertama.
Muse kemudian mencuri perhatian pengguna App Store AS. Aplikasi tersebut sempat menduduki posisi pertama dalam daftar aplikasi gratis dan menggeser ChatGPT.
Muse Tawarkan Agen AI untuk Berbagai Aktivitas
Meta merancang Muse sebagai agen AI yang dapat menjalankan tugas berdasarkan instruksi pengguna.
Aplikasi tersebut mampu menjelajahi web dan membantu pengguna melakukan berbagai aktivitas. Muse dapat mengirim email, berbelanja, mengisi formulir, hingga memesan tiket perjalanan.
Meski pertumbuhannya sangat cepat, Muse belum menjadi aplikasi tercepat secara keseluruhan dalam mencapai 5 juta unduhan.
Sensor Tower mencatat sejumlah aplikasi umum juga mampu mencapai angka tersebut dalam waktu yang relatif singkat. Disney+, HBO, Candy Crush, Pokemon Go, Fortnite, dan Threads termasuk di dalamnya.
Belanja Iklan Meta Ikut Dongkrak Unduhan Muse
Sensor Tower menilai strategi pemasaran Meta kemungkinan ikut mendorong pertumbuhan Muse.
Meta dilaporkan meningkatkan pengeluaran iklan untuk Muse pada 16 September 2026. Pada hari tersebut, jumlah unduhan Muse melonjak 73 persen dibandingkan sehari sebelumnya.
Kenaikan tersebut menunjukkan kampanye promosi Meta kemungkinan memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan jumlah pengguna Muse.
Peluncuran Muse Diwarnai Isu Privasi
Di balik pencapaian tersebut, Muse juga menghadapi sejumlah kontroversi terkait privasi pengguna.
Seorang pengguna sebelumnya mengaku Muse menjual barang miliknya melalui Facebook Marketplace dan mengarahkan calon pembeli ke alamat rumah tanpa sepengetahuannya.
Kasus lain muncul setelah kolumnis Jason Aten mengklaim Muse membaca pesan pribadinya tanpa izin. Laporan tersebut kemudian memicu perhatian terhadap akses aplikasi terhadap data pengguna.
Apple juga dilaporkan membatasi fitur Full Disk Access di macOS setelah munculnya laporan mengenai persoalan tersebut.
Meski menghadapi kontroversi, Muse tetap menunjukkan pertumbuhan pengguna yang sangat cepat. Dalam sekitar tiga pekan, aplikasi AI Meta itu berhasil mencapai tonggak 5 juta unduhan.
(Redaksi)






